Sehelai Rindu "

kini alijagoan ingin membagikan sehelai rindu , selamat membaca salam hangat da sukses selalu.

Aku melangkahkan kakiku menuju gerbang kampus Politeknik Negeri Tanah Laut untuk pulang, tetapi langkahku terhenti. Mataku tanpa sengaja memperhatikan dua orang Mahasiswi yang sedang duduk di Pos Satpam, mereka berbaju biru polos dan pink, bermotif bunga dengan rok yang sama yaitu warna hitam. Ada rasa iri dan rindu menghampiriku saat melihat mereka saling bercanda satu sama lain. Namun, aku tepis jauh-jauh rasa tersebut agar tidak menjadi beban untukku.

Tiba-tiba, seseorang yang aku kenal muncul dibalik gerbang tersebut. Dia adalah salah satu teman akrabku waktu PKKMB, yaitu Luthfi Rahma. Aku memanggilnya Lulu, itu adalah panggilan sayangku padanya. Dia berbeda prodi denganku, tapi kami selama ini tetap berkomunikasi lewat WhatApps.

Aku terpaku sejenak dan tersadar saat dia berkata, "Lidaa... kangen." Setelah itu, ia memelukku.

Aku membalas pelukannya. Setelah melepaskan kerinduan satu sama lain, kami melepaskan pelukan tersebut.

"Da, aku kangen," katanya sambil tersenyum dibalik cadarnya.

"Aku juga kangen sama kamu, Lu," sahutku.

Kami kemudian bercengkrama sebentar. Setelah itu, waktu memisahkan pertemuan tersebut. Lulu harus mengikuti mata kuliahnya, sedangkan diriku melanjutkan kembali langkahku untuk kembali ke kostan.

Sepajang jalan, aku berpikir bahwa Lulu adalah seorang gadis bercadar yang ramah dan baik. Dia mudah bergaul, tapi ia tidak akan melupakan teman yang ia anggap lebih dari teman biasa yang baru bertemu. Kepribadiannya pun sangat aku sukai, ia tidak mudah goyah akan pendiriannya. Meskipun berniqob, ia tetap seperti yang lainnya, bergaul dengan teman-teman sebayanya, baik itu perempuan maupun laki-laki.

Pertemuan kami singkat, tapi bermakna. Dari pertemuan itu, aku menyadari satu hal, diriku merindukan sosok sahabat yang selalu memberikanku senyuman manisnya dan bercengkrama di saat waktu luang. Semakin memikirkan sahabatku, rasanya begitu rindu akan dirinya. Aku hanya bisa berharap sahabatku baik-baik saja dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang wanita karier. Biarlah untuk sementara rasa rindu itu menjadi helaian yang diriku rasakan agar bisa memperat persahabatan.

SELESAI
di buat oleh :
Maulida,
Akuntansi, Politala 2019

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sehelai Rindu ""

Post a Comment

Saran dan masukan Anda adalah kepuasan kami