Menemukan Hati yang Benar Dalam Kegelisahan Diri, Sikap Yang Was Was

menemuka hati yang benar


Assalammuallaikum Warohmatullahiwabarokatuh, salam sejahtera untuk kita semua, ku mulai ulasa ini dengan salam dan Basmallah. semoga apa yang telah terjadi da yang akan terjadi menambah kekuatan untuk hati kita . salam semangat unntuk teman - teman . kali ini Alijagoan Berbagi menuliskan hal yang tidak biasanya, da ini semoga menjadi hal menarik dan cerita hati untuk kita bersama , mengulas apa yang mungkin dapat kita kupas walau hanya secuil kulit, maupun hanya kulit yang kita dapat da semoga dengan itu kita akan mengeahui apa yang ada di dalamnya da apa yang akan terjadi. dan semua itu pasti kita aka merasakannya.
Menemukan Hati yang Benar Dalam Kegelisahan Diri, Sikap Yang Was Was.

Hati adalah sebuah ungkapan yang bila kita mengucapnya bagaikan benda yang menancap di dada dan terletak di bagian kiri diri kita. walau itu hanya perasaan yang timbul da muncul dari firasat kita.

menemuka hati yang benarketika kita sedang dalam keadaan hati yang was was di mana perasaan mulai tidak karuan atau perasaan sedang tidak pada apa yang kita fikirkan dan  ia mulai pergi tnpa kendali kita, bergerak sesukanya , pergi dengan tana ijin da datang pun begitu pula. 

saat perasaan ini datang dan hadir hendaknya kita beristifar dan berdoa serta berlindung dari godaan syetan. oleh karena itu agar perasaan hati ini tidak karuan maka kita sebaiknya memiliki tali untuk mengikatnya agar kita mampu mengendalikannya , paling tidak ia tidak pergi begitu saja.

Baca Juga: Senandung

hati itu ibarat sesuatu yang perlu untuk di kendalikan bagai gembala, bila kita biarkan ia akab pergi tanpa arah sesukanya, da bila kita tarik maka ia akan diam dan membuat diri ini akan merasakan lelah. sehingga sanga di perlukan metode untuk mengendalikannnya agar berjalan dan sesuai dengan apa yang di harapkan.

Hati Ibarat sebuah Rumah wadah di mana hati kita tinggal, maka perbaikilah seperti rumah agar hati kita nyaman untuk tinggal , maka jiwa ini akan senang dengan bersihnya jiwa dan raga.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menemukan Hati yang Benar Dalam Kegelisahan Diri, Sikap Yang Was Was"

Post a Comment

Saran dan masukan Anda adalah kepuasan kami