Masa Lalu Jadikan Pandangan Cara Hidup Kemasa Depan

Salam Semangat dan sampai jumpa lagi kini Alijagoan Berbagi tentang pengalaman Siti Aisyah Mahasiswa Politeknik Agkatan 2018 Jurusan Akuntansi dengan judul Masa Lalu Jadikan Pandangan Cara Hidup Kemasa Depan, ini adalah cerita hati yang dapat menjadi motivasi bagi kita semua. selamat membaca.

Disini saya akan bercerita sedikit tentang kehidupan saya dan semoga kalian yang membaca bisa terinspirasi dan memaknai sebuah kehidupan yang memang ada dalam setiap kehidupan .Didalam cerita saya ini mungkin banyak orang yang pernah merasakan kehidupan seperti saya tapi tidak semua dari kalian menjalani dengan sama saya seperti tertimba musibah dan hal-hal yang tidak diingikan ,ketika hal yang tidak diinginkan terjadi apa yang pertama anda lakukan ,menangis, pingsan,berkata-kata tuhan tidak adil , apa salah saya tuhan , ya mungkin kebanyakan nya seperti itu yang pertama kalian lakukan . 

Nah,,,ini cerita saya yang penuh dengan drama saya akan menceritakan nya dulu ketika saya lahir pada senin 23 maret 1999 . ketika saya lahir dan saya berumur sekitar 5 tahun waktu itu memang kehidupan keluarga saya serba kekurangan namun kalau cuma masalah ekonomi bisa diselesaikan dengan berusaha menjadi pekerjaan yang dilakukan  oleh kedua orang tua saya . saya mempunyai kaka yang beda usia nya dengan saya sekitar 2 tahun kaka saya juga perempuan seperti saya. karena dulu pekerjaan memang sangat sulit ayah saya pergi untuk mencari pekerjaan keluar daerah dan terpaksa meninggalkan saya ,kaka ,dan ibu saya, walaupun itu berat namun, apalah daya kami untuk melepas kepergian ayah saya waktu itu memang berat sekali untuk membiarkan ayah saya pergi sayapun tidak mengerti entah mangapa saya berpikiran yang tidak baik dengan ayah saya. 2 bulan sudah ayah saya pergi dan belum ada kabar untuk pulang , ibu saya bingung kenapa ayah saya tidak pulang juga seandainya ayah saya tidak punya uang untuk pulang setidak nya ayah saya memberi kabar kepada kami lewat tetangga yang sudah pulang dari sana. ibu saya bingung dan mencari tahu kepada tetangga dan tetangga saya bilang ''saya tidak tahu dimana suami kamu, dulu memang kami berangkat kerja bersama-sama tapi kami terpisah pekerjaan dan berjauhaan wilayah''.
Mendengar kata-kata dari tetangga itu ibu saya tambah bingung sekaligus cemas dengan keadaan ayah saya. satu bulan berlalu dan sudah tiga bulan ayah saya tak ada kabar dan tiba-tiba datang dengan tidak terduga ibu saya kaget dan senang melihat ayah saya pulang. ibu saya bertanya dengan ayah saya kenapa ayah baru ada kabar dan pulang memang ayah dimana tetangga sebelah sudah pulang sebulan yang lalu dan kenapa ayah baru pulang memang pekerjaan ayah banyak banget ya sehingga gak bisa beri kabar dan pulang, kami khawatir dengan keadaan ayah.
kata ayah ''iya bu pekerjaan ayah banyak banget, maafin ayah ya gak beri kabar ibu''.
beberapa hari kemudian ayah mau pergi kerja lagi namun ibu ku tidak membolehkan karena takut nanti ayah gak ada kabar lagi namun ayah tetap bersikeras untuk pergi walaupun ibu ku marah namun  ayah ku tetap membujuk ibuku akhirnya ibuku membolehkan ayah ku pergi lagi.
beberapa minggu kemudian ibu ku penasaran sebenarnya pekerjaan apa yang sedang dikerjakan ayahku disana dan ibu ku sedikit curiga dengan ayah ku akhirnya ibu dan aku pergi untuk menyusul ayah ku ketempat pekerjaan ayahku. ketika sampai disana ibu ku mendapati ayah ku sedang berduaan dengan seeorang perempuan ibuku sangat marah dengan ayahku dan ayah ku mencoba menjelaskan dengan ibuku siapa perempuan itu.kata ayahku'' sabar bu biar ayah jelaskan dulu , ayah minta maaf bu ayah sudah nikah lagi dengan perempuan itu bukan maksud ayah mengkhianati ibu tapi mungkin ini sudah takdir tuhan '' ,kata ibuku''apa salah ibu yah kenapa ayah bisa seperti ini kepada ibu dan anak-anak, mulai sekarang ibu minta cerai dari ayah''. aku menangis melihat didepan mata kehancuran keluarga ku aku tidak menyangka ini terjadi dalam keluarga mungkin waktu itu aku berpikir tuhan tidak adil pada ku dan keluarga ku ketika itu pula aku memilih harus ikut ayah atau ibuku tentu lah aku memilih ikut dengan ibuku  dan meninggalkan ayahku . 

Kiniaku tinggal bersama ibu ku sampai sekarang umur ku hampir 20 tahun dan aku tumbuh menjadi anak yang menurut apa kata ibuku seperti tidak pernah menemui ayahku  aku tunduk dengan ibuku walaupun aku ingin sekali bertemu dengan ayah ku tapi mengingat kebencian ku kepada ayah ku membuat aku tidak ingin menemuinya. aku sadar aku salah dengan memutus ikatan dengan ayahku tapi apalah daya ku aku tidak mau menyakiti ibuku dan di cap sebagai anak durhaka oleh ibu ku. aku tahu bagaimana sakit nya perasaan ibuku maka dari itu aku tidak mau membuat nya sakit hati dan kecewa dengan ku.
karena masa lalu ku dalam kehidupan ku aku berpikir semua laki-laki itu sama tidak bisa memikirkan perasaan seeorang wanita mereka egois sekarang aku mulai membuang sakit hatiku dengan membohongi banyak lelaki walaupun aku sadar ini salah tapi aku harus bagaimana untuk melampiaskan rasa sakit hatiku. mungkin aku akan berubah nantinya ketika aku benar-benar mendapatkan sebuah kejujuran dan ketulusan hati seorang laki-laki namun, jujur sampai sekarang aku tidak bisa membedakan yang mana nyata dan yang mana palsu semua nya sangat membingungkan bagiku.
sekarang aku sadar semua nya kembali pada diriku sendiri dan dan  aku juga yang harus menyadari nya yaitu dengan lebih mendekatkan kepada yang maha kuasa atas semua yang sudah terjadi aku harus bisa memperbaiki diriku sendiri seandainya aku ingin mendapatkan apa yang aku inginkan terutama nya tentang jodoh karena jodoh itu cerminan dari diri sendiri.
Masa lalu biarlah berlalu dan jadikan sebuah pelajaran berharga dalam kehidupan karena tidak ada sebuah cerita jalan kehidupan tanpa sebuah permasalahan. hidup itu anugrah bukan nya petaka dan jangan sesali nasib yang sudah ditakdirkan tuhan. Memaafkan itu memang mudah tapi menerima semua nya itu yang sulit tetapi jangan pernah berpikir ini tidak adil karena tuhan itu Adil.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Masa Lalu Jadikan Pandangan Cara Hidup Kemasa Depan"

Post a Comment

Saran dan masukan Anda adalah kepuasan kami