JAVANESE AND BANJARESE BRIDAL GOWN (BUSANA PENGANTIN JAWA DAN BANJAR)

  1. Bagajah Gamuling Baular Lulut, yaitu suatu Bagajah Gamuling Baular Lulut, yaitu suatu jenis busana pengantin klasik yang berkembang sejak zaman kerajaan Hindu yang ada di Kalimantan Selatan. Pengantin wanita hanya memakai kemben yang disebut udat.
  2. Babaju Kun (Hwa Kun) Galung Pacinan, yaitu suatu jenis busana pengantin yang mencerminkan masuknya pengaruh pedagang Gujarat dan China di Kalimantan Selatan. Model ini mirip dengan busana pengantin Betawi dan pengantin Semarang.
  3. Baamar Galung Pancar Matahari, yaitu suatu jenis busana pengantin yang berkembang sejak zaman munculnya pengaruh agama Islam dan kerajaan Islam yang ada di Kalimantan Selatan. Amar artinya mahkota kecil yang dipakai pengantin wanita, di Sumatera disebut sunting.
  4. Babaju Kubaya Panjang, yaitu suatu jenis busana pengantin yang menggunakan kebaya panjang.
JAVANESE BRIDAL GOWN

Baju Pengantin Jawa berwarna hitam ini merupakan nentuk simbol kebijaksanaan dan keluhuran dan diharapkan dalam berumah tangga nantinya calon pengantin akan selalu dilimpahi kebajikan dalam setiap langkah perjalanan rumah tangga.








Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "JAVANESE AND BANJARESE BRIDAL GOWN (BUSANA PENGANTIN JAWA DAN BANJAR)"

Post a Comment

Saran dan masukan Anda adalah kepuasan kami